HP Harus Sering Dimatikan Agar Awet, Mitos Atau Fakta?

Labkom99.com - Banyak orang beranggapan bahwa HP harus sering dimatikan agar awet, namun anggapan ini banyak orang yang mempercayai hanya sebagai mitos. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa anggapan itu fakta.


HP Beroperasi 24 Jam Non Stop
Tidak peduli orang dewasa, remaja bahkan anak – anak telah menghabiskan hampir setengah hari dari waktu mereka untuk bermain dengan HPnya. Dan hampir dari waktu sehari dalam kehidupan mereka dihabiskan untuk menatap atau mengintip HPnya. 

Entah itu hanya iseng untuk cek notifiakasi, berselancar di internet, download aplikasi, membaca portal berita, bermain game atau untuk chatingan dengan teman. HP mereka tidak pernah mati dan terus bekerja keras 7 * 24 jam.

Perbedaan HP Dan Komputer Yang Notabene Sebagai Alat Pintar
Banyak orang beranggapan bahwa komputer juga sebagai alat pintar juga harus sering dimatikan. Cara kerja dan fungsi yang hampir sama antara komputer dan HP haruskah kita juga sering mematikan HP seperti pengguanan komputer pada umumnya.

Sebelum membahas apakah harus mematikan HP, mari kita bahas mengapa komputer harus sering dimatikan.

Komputer sering dimatikan kerana beberapa alasan. Alasan yang utama adalah hemat daya. Setipa oaring pasti akan mematikan komputernya selepas ia selesai menggunakanya.

Ketika komputer terus dihidupkan, maka juga akan terus mengkonsumsi daya. Bahkan mode tidur dan hemat energi pada komputer juga masih mengkonsumsi banyak daya. Konsumsi daya yang besar sama artinya dengan menghabiskan uang.

Banyak orang yang membeli laptop kerena mempertimbangkan indikator konsumsi daya. Konsumsi daya komputer jauh lebih besar daripada yang Anda pikirkan, bahkan konsumsi daya satu tahun melebihi harga komputer itu sendiri.

Konsumsi Daya HP
HP mengonsumsi daya jauh lebih sedikit daripada komputer. HP sangat hemat energi ketika dalam keadaan siaga, dan hanya akan mengonsumsi daya saat menjalankan program.

Masa pakai baterai HP sangatlah terbatas, tergantung pada seberapa sering kita menggunakannya. Secara umum, masa pakai baterai HP antara 300 dan 500 siklus pengisian penuh hingga debit penuh.


Misalnya, Apple mengklaim bahwa ponsel mereka dapat menjalankan 400 siklus. Setelah itu baterai hanya dapat mencapai 80% dari kapasitas. Tetapi mereka yang telah menggunakan Apple tahu bahwa ini hanya pernyataan apple sendiri, situasi sebenarnya bisa jauh lebih buruk daripada pernyataaan tersebut.

Siklus yang disebutkan di sini bukan hanya siklus pengisian hingga 100% saat daya dikonsumsi sepenuhnya. Tetapi siklus pengisian daya saat tidak ada daya yang tersisa. Dan jika daya baterai turun hingga 50%  kemudian  kita charger lagi, ini dinamakan setengah siklus.


Mematikan HP ketika mau tidur pada malam hari juga tidak melindungi baterai HP. Karena kita tidak mungkin menggunakan telepon selama periode waktu tersebut.

Hal yang sering dilakukan adalah merestart HP. Namun sering merestart HP dapat menghapus aplikasi yang menggantung dalam memori, menghabiskan baterai ketika start up kembali.

Selain itu, 90% dari perangkat virus akan secara otomatis ditulis ke dalam HP  dengan beberapa cara. Ketika Anda mematikan dan memulai ulang HP anda. perangkat virus juga akan memulai bekerja kembali secara otomatis. Jadi ini bukan masalah yang dapat diselesaikan dengan mematikan HP.

Kesimpulan
Tidak perlu sering mematikan HP, karena menggunakan HP hanya akan menghilangkan baterai ponsel dan mematikannya tidak akan membantu konsumsi daya baterai.

Secara teroritis seperti dijelaskan diatas bawha anggapan bahwa HP harus sering dimatikan agar awet adalah mitos belaka. Faktanya baterai HP hanya perlu dikosongkan secara berkala.


Semua perangkat bertenaga baterai memiliki penghitung untuk mengkalibrasi baterai yang memungkinkan perangkat mengetahui waktu penggunaan baterai yang sebenarnya.Tapi cara ini cukup dilakukan paling cepat 6 bulan sekali, bukan seminggu sekali.

Komentar